Written by  2020-06-08

Zona Integritas

(1 Vote)
PENILAIAN   Jawaban Nilai  % Keterangan Uraian Penjelasan Dokumen  Unduh Bukti
A. PROSES (60)                    
  I. MANAJEMEN PERUBAHAN (5)     5,0   4,09 81,82%      
    1 Tim Kerja (1) 1,0   1,00 100,00%      
      a. Apakah unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona Integritas ?   Ya 1   Ya, telah dibentuk tim ZI BTSK melalui SK Ka Balai 1.  Kep.Ka Unit Kerja Nomor: 24 Tahun 2020 tentang pembentukan Tim Kerja Pembangunan ZI menuju WBK & WBBM BTSK,  tanggal   2 Maret 2020;  SK. Tim Pelaksana Zona Integritas 
      b. Apakah penentuan anggota Tim selain pimpinan dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas ?   A 1   a. Dengan prosedur/mekanisme yang jelas;
b. Sebagian menggunakan prosedur;
c. Tidak di seleksi
Seleksi langsung Ka Balai dan Manajemen BTSK melalui rapat pimpinan (Undangan Rapat Terkait Tim WBK/WBBM) & Notulensi A.I.1.b
    2 Dokumen Rencana Pembangunan Zona Integritas (1) 1,0   0,83 83,33%      
      a. Apakah ada dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM ?   Ya 1   Dokumen Rencana Telah Ada (SPIP, PIPK, AoC) SK PMO, AOC, SPIP, PIPK, Monev A.I.2.a
      b. Apakah dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM?   B 0,5   a. Semua target-target prioritas relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM;
b. Sebagian target-target prioritas relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM;
c. Tidak ada target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM
Bimtek pengadan Secara Olnine, Sistem Rencana umum Pengadaan, Sertifikat Pengelola Keuangan, SK Pengelola DIPA A.I.2.b
      c. Apakah terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBM ?   Ya 1   Ya, ada media sosialisasi pembangunan WBK/WBBM melalui Kolokium dengan mengundang narasumber tim Inspektorat BPPT, Program AoC, SPIP, Banner WBK/WBBM Surat Undangan Ke Inspektorat A.I.2.c
    3 Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM (2) 2,0   1,34 67,00%      
      a. Apakah seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana ?   B 0,67   a. Semua kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana;
b. Sebagian besar kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana;
c. Sebagian kecil kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana;
d. Belum ada kegiatan pembangunan yang dilakukan sesuai dengan rencana
RKAKL, KAK dan data Dukung serta POK A.I.3.a
      b. Terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas   B 0,67   a. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan bulanan;
b.  Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan triwulan;
c.  Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan semesteran;
d.  Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan tahunan
Laporan Rutin Keuangan, Laporan Mingguan Manajemen dan Koordinator Kegiatan A.I.3.b
      c. Apakah hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjuti ?   B 0,67   a. Jika semua laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti;
b.  Jika sebagian besar laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti;
c. Jika sebagian kecil laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti;
d. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM belum ditindaklanjuti
Melakukan monev  mingguan, bulanan dan triwulanan tetapi belum sepenuhnya terdokumentasi A.I.3.c
    4 Perubahan pola pikir dan budaya kerja (1) 1,0   0,92 91,75%      
      a. Apakah pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBM ?   Ya 1   Ya, jika pimpinan memberi teladan nyata. misalnya mengisi/mencatat kehadiran setiap hari seperti pegawai lain.  Beberapa Penghargaan untuk Balai seperti Pelayanan Terbaik, Kehadiran tepat waktu dan kepulangan lebih lama. Keaktifan di luar  A.I.4.a
      b. Apakah sudah ditetapkan agen perubahan ?   Ya 1   Ya, jika agen perubahan sudah ditetapkan SK Tim Agen Perubahan A.I.4.b
      c. Apakah telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasi?   Ya 1   Ya, jika dilakukan pelatihan budaya kerja dan pola pikir Kegiatan AoC, Membangun Kebersamaan dan Team Work, Out bound A.I.4.c
      d. Apakah anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM?   B 0,67   a. Jika semua anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM dan usulan-usulan dari anggota diakomodasikan dalam keputusan;
b. Jika sebagian besar anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM;
c. Jika sebagian kecil anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM;
d. Jika belum ada anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM
Kehadiran pada acara sosialisasi WBK/WBBM sekitar 70% pegawai A.I.4.d
  II. PENATAAN TATALAKSANA (5)     5,0   4,67 93,40%      
    1 prosedur operasional tetap (SOP) kegiatan utama (1,5) 1,5   1,17 78,00%      
      a. Apakah SOP mengacu pada peta proses bisnis instansi   A 1   a. Jika semua SOP unit telah mengacu peta proses bisnis dan juga melakukan inovasi yang selaras;
b. Jika semua SOP unit telah mengacu peta proses bisnis;
c. Jika sebagian besar SOP unit telah mengacu peta proses bisnis;
d. Jika sebagian kecil SOP unit telah mengacu peta proses bisnis
SOP yang ada telah mengacu pada proses bisnis BPPT dan Balai seperti SOP dalam pemeliharaan dan perbaikan sarana dan parasarana, keluar masuk BMN, Bahan Persediaan, pelaksanaan kontrak Layanan Jasa, maupun saat melakukan pelayanan survei.  A.II.1.a
      b. Prosedur operasional tetap (SOP) telah diterapkan    B 0,67   a. Jika unit telah menerapkan seluruh SOP yang ditetapkan organisasi dan juga melakukan inovasi pada SOP yang diterapkan;
b. Jika unit telah menerapkan seluruh SOP yang ditetapkan organisasi ; 
c. Jika unit telah menerapkan sebagian besar SOP yang ditetapkan organisasi ; 
d. Jika unit telah menerapkan sebagian kecil SOP yang ditetapkan organisasi 
sebagian SOP telah diimplementasikan  A.II.1.b
      c. Prosedur operasional tetap (SOP) telah dievaluasi   B 0,67   a. Jika seluruh SOP utama telah dievaluasi dan telah ditindaklanjuti berupa perbaikan SOP atau usulan perbaikan SOP
b. Jika sebagian besar SOP utama telah dievaluasi dan telah ditindaklanjuti berupa perbaikan SOP atau usulan perbaikan SOP
c. Jika sebagian besar SOP utama telah dievaluasi tetapi belum ditindaklanjuti;
d. Jika sebagian kecil SOP utama telah dievaluasi 
Laporan Rutin Mingguan Tim Monev di KM yang di dalamnya ada Rekomendasi A.II.1.c
    2 E-Office (2) 2,0   2,00 100,00%      
      a. Apakah sistem pengukuran kinerja unit sudah menggunakan teknologi informasi?   A 1   a. Jika unit memiliki sistem pengukuran kinerja yang menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi;
b. Jika unit memiliki sistem pengukuran kinerja terpusat yang  menggunakan teknologi informasi;
c. Belum memiliki sistem pengukuran kinerja yang menggunakan teknologi informasi
SKP Menggunakan TI yang dikembangkan BPPT (lembaga), SIDAPI, FABIOLA, KMS,  A.II.2.a
      b. Apakah operasionalisasi manajemen SDM sudah menggunakan teknologi informasi?   A 1   a. Jika unit memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi;
b. Jika unit memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang menggunakan teknologi informasi secara terpusat;
c. Belum memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang sudah menggunakan teknologi informasi
Telah menggunakan KMS BPPT dalam melaksanakan pembagian tugas maupun pelaporan hasil pekerjaan staf A.II.2.b
      c. Apakah pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasi?   A 1   a. Jika unit memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi;
b. Jika unit memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi secara terpusat;
c. Belum memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi
Ya dalam melakukan koordinasi baik tahap perencanaan, pelaksanaan maupun monev menggunakan  teknologi informasi seperti internet, WAG, dan Zoom Meeting A.II.2.c
      d Apakah telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik?   A 1   a. Jika laporan monitoring dan evaluasiterhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik dilakukan bulanan;
b.  Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik dilakukan triwulan;
c.  Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik dilakukan semesteran;
d.  Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik dilakukan tahunan
Tim LAKIP bulanan, Tim SAKTI, Tim Monev DJA dan BAPPENAS, dll? A.II.2.d
    3 Keterbukaan Informasi Publik (1,5) 1,5   1,50 100,00%      
      a. Kebijakan tentang  keterbukaan informasi publik telah diterapkan   Ya 1   Ya, jika kebijakan tentang  keterbukaan informasi publik sudah diterapkan Aplikasi SIRUP dalam Pengadaan Barang dan Jasa, Situs Balai Teksurla, Sharing Data Melalui NODC, Media Sosial Balai bisa diakses Publik (Instagram, Tweeter, Facebook) A.II.3.a
      b. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik    Ya 1   Ya, jika sudah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik  Pembuatan Quesioners untuk mendapatkan informasi terkait layanan BTSK dan kemudian ditindaklanjuti dengan perbaikan A.II.3.b
  III. PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM (15)     15,0   11,73 78,21%      
    1 Perencanaan kebutuhan pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi (2) 2,0   2,00 100,00%      
      a. Apakah kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan?   Ya 1   Ya, jika kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan Nota Dinas ke SDMO terkait kebutuhan SDM di Balai A.III.1.a
      b. Apakah penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan?   A 1   a. Jika semua penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan;
b. Jika sebagian besar penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan;
c. Jika sebagian kecil penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan;
d. Tidak ada penempatan pegawai hasil rekrutmen murni yang mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan.
Betul sesuai kebutuhan pegawai yang telah disusun perjabatan. Dokumen-dokumen Peta Jabatan A.III.1.b
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja?   Ya 1   Ya, jika sudah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja Menempatkan para pegawai rekruitmen sesuai bidangnya dan pelaksanaan Mentoring CPNS A.III.1.c
    2 Pola Mutasi Internal (2) 2,0   0,89 44,33%      
      a. Dalam melakukan pengembangan karier pegawai, apakah telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatan?   Ya 1   Ya, jika ada dilakukan mutasi pegawai antar jabatan sebagai wujud dari pengembangan karier pegawai Ya, refreshment pejabat struktural sesuai kebutuhan operasional organisasi. Termasuk pengembangan karier Jabatan Fungsional Peneliti/Perekayasa Balai A.III.2.a 
      b. Apakah dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan?   C 0,33   a. Jika semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi dan juga unit kerja memberikan pertimbangan terkait hal ini;
b. Jika semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi;
c. Jika sebagian besar mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi;
d. Jika sebagian kecil semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi
Mutasi pegawai antar jabatan belum sepenuhnya memperhatikan kompetensi jabatan tetapi masih mempertimbangkan faktor lain A.III.2.b
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja?   Tidak 0   Ya, jika sudah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja   A.III.2.c
    3 Pengembangan pegawai berbasis kompetensi (3) 3,0   1,84 61,17%      
      a. Apakah Unit Kerja melakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensi ?   Tidak 0   Ya, jika sudah dilakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensi   A.III.3.a
      b. Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, apakah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai?   C 0,33   a. Jika semua rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai;
b. Jika sebagian besar rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai;
c. Jika sebagian kecil rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai;
d. Belum ada rencana pengembangan kompetensi pegawai yang mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai
  A.III.3.b
      c. Persentase kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan   B 0,67   a. Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar <25% ;
b. Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar >25%-50% ;
c. Jika  sebagian besar kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan >50%-75%;
d. Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar >75%-100%
  A.III.3.c
      d. Pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya.   A 1   a. Jika seluruh pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya;
b. Jika sebagian besar pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya;
c. Jika sebagian kecil pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya;
d. Belum ada pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya
Seluruh pegawai diberikan kesempatan yang sama untuk  A.III.3.d
      e. Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, apakah unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai (dapat melalui pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house training, atau melalui coaching, atau mentoring, dll) ?   A 1   a. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada seluruh pegawai;
b. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada sebagian besar pegawai;
c. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada sebagian kecil pegawai;
d. Jika unit kerja belum melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai
  A.III.3.e
      f. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja?   B 0,67   a. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan bulanan;
b.  Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan triwulan;
c.  Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan semesteran;
d.  Jika laporan monitoring dan evaluasi laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan tahunan
Kita melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi baik melalui SKP BPPT maupun monev mingguan dengan pelaporan kinerja individu via KMS maupun system manual A.III.3.f
    4 Penetapan kinerja individu (4) 4,0   4,00 100,00%      
      a. Terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi    A 1   a. Jika seluruh penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi ;
b. Jika sebagian besar penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi ;
c. Jika sebagian kecil penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi ;
d. Belum ada penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi 
Penetapan Kinerja Balai, RKA KL menjadi acuan dalam distribusi tugas-tugas individu di SKP BTSK A.III.4.a
      b. Ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya   A 1   a. Jika seluruh ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya ;
b. Jika sebagian besar ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya ;
c. Jika sebagian kecil ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya ;
d. Belum ada ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya 
Penetapan Kinerja Manajemen BTSK menjadi indikator kinerja individu atau staf di bawahnya. Laporan Progress Kegiatan (KP, Manajemen, Koordinator) dihasilkan dari laporan-laporan struktur organisasi di bawahnya dan staf dibawahnya secara berjenjang dan periodik. Laporan mingguan. A.III.4.b
      c. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara periodik   A 1   a. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara bulanan
b. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara triwulanan
c. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara semesteran
d. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara tahunan
e. Pengukuran kinerja individu belum dilakukan
Rapat Koordinasi Mingguan Balai untuk memantau progress-progress pelaksanaan kegiatan, SKP Triwulanan (Notulensi Rapat dan daftar hadir) A.III.4.c
      d. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward (pengembangan karir individu, penghargaan dll).   A 1   a. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar pemberian reward
b. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar pemberian reward
c. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar pemberian reward
d. Hasil penilaian kinerja individu belum dijadikan dasar pemberian reward
Sebagian sudah dilakukan namun belum sepenuhnya sebagai contoh dalam surat penetapan Kepala Balai Teksurla untuk honor layar. Untuk pengembangan Karir Individu belum ditetapkan secara baku di Balai termasuk untuk jabatan fungsional A.III.4.d
    5. Penegakan aturan disiplin/kode etik/kode perilaku pegawai (3) 3,0   2,01 67,00%      
      a. Aturan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikan   B 0,67   a. Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang sesuai dengan karakteristik unit kerja.
b. Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi ;
c. Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian besar aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi ;
d. Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian kecil aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi 
Penetapan jam kerja, Penerbitan SP bagi karyawan yang tidak disiplin dan lalai dalam bekerja A.III.5.a
    6. Sistem Informasi Kepegawaian (1) 1,0   1,00 100,00%      
      a. Data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkala.   A 1   a. Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara bulanan;
b.  Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara triwulan;
c.  Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara semesteran;
d.  Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara tahunan
Dilakukan secara berkala dan telah ditunjuk koordinator kepegawaian dan penggajian pegawai.  A.III.6.a
  IV. PENGUATAN AKUNTABILITAS (10)     10,0   10,00 100,00%      
    1 Keterlibatan pimpinan (5) 5,0   5,00 100,00%      
      a. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perencanaan   Ya 1   Ya, jika pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perencanaan Renstra Balai Teksurla A.IV.1.a
      b. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Penetapan Kinerja   Ya 1   Ya, jika pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Penetapan Kinerja PENKIN BTSK 2020 A.IV.1. b
      c. Apakah pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala   Ya 1   Ya, jika pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala Rapat Rutin Mingguan melibatkan Manajemen, Troika InaTEWS, Tim Monev, Tim Marketing, PPK dan Pengelola Keuangan. Juga membuat WAG Manajemen-Plus, termasuk pembuatan laporan mingguan progress pelaksanaan kegiatan A.IV.1.c
    2 Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja (5) 5,0   5,00 100,00%      
      a. Apakah dokumen perencanaan sudah ada   A 1   a. Jika unit kerja telah memiliki seluruh dokumen perencanaan (Rencana Strategis, Rencana Kerja Tahunan dan Penetapan Kinerja) ;
b.  Jika unit kerja hanya memiliki Rencana Strategis dan Penetapan Kinerja ;
c.  Jika unit kerja belum memiliki dokumen perencanaan
  A.IV.2.a
      b. Apakah dokumen perencanaan telah berorientasi hasil   A 1   a. Jika seluruh dokumen perencanaan telah berorientasi hasil ;
b. Jika sebagian besar dokumen perencanaan telah berorientasi hasil ;
c. Jika sebagian kecil dokumen perencanaan telah berorientasi hasil ;
d. Belum ada dokumen perencanaan yang berorientasi hasil 
  A.IV.2.b
      c. Apakah terdapat Indikator Kinerja Utama (IKU)    A 1   a. Jika unit kerja memiliki IKU yang ditetapkan organisasi dan juga membuat IKU tambahan yang sesuai dengan karakteristik unit kerja ;
b. Jika unit kerja memiliki IKU yang ditetapkan organisasi;
c. Jika unit kerja belum memiliki IKU
  A.IV.2.c
      d. Apakah indikator kinerja telah SMART   A 1   a. Jika seluruh indikator kinerja unit kerja telah SMART;
b. Jika sebagian besar indikator kinerja unit kerja telah SMART ;
c. Jika sebagian kecil indikator kinerja unit kerja telah SMART ;
d. Belum ada indikator kinerja unit kerja yang SMART 
  A.IV.2.d
      e. Apakah laporan kinerja telah disusun tepat waktu   Ya 1   Ya, jika unit kerja telah menyusun laporan kinerja tepat waktu LAKIP TAHUNAN BTSK  A.IV.2.e
      f. Apakah pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja   A 1   a. Jika seluruh pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja ;
b. Jika sebagian besar pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja ;
c. Jika sebagian kecil pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja ;
d. Belum ada pelaporan kinerja yang memberikan informasi tentang kinerja
PENKIN & LAKIP BTSK 2019 A.IV.2.f
      g. Apakah terdapat upaya peningkatan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja   A 1   a. Jika unit kerja berupaya meningkatkan seluruh kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja ;
b. Jika unit kerja berupaya meningkatkan sebagian besar kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja ;
c. Jika unit kerja berupaya meningkatkan sebagian kecil kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja ;
d. Unit kerja belum berupaya meningkatkan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja
Training Personal In Charge di BPPT dan Bimbingan Senior / Petugas sebelumnya (Surat Penugasan Ikut Bimtek) A.IV.2.g
      h Pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang kompeten   A 1   a. Jika pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh seluruh SDM yang kompeten ;
b. Jika pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh sebagian SDM yang kompeten ;
c. Pengelolaan akuntabilitas kinerja belum dilaksanakan oleh seluruh SDM yang kompeten
Semua SDM di BTSK dalam bekerja telah mengacu kepada rencana strategis (Renstra jangka menengah) dan RKT yang targetnya dituangkan dalam PENKIN Balai dengan mengikuti karakteristik SMART A.IV.2.h
  V. PENGUATAN PENGAWASAN (15)      15,0   11,69 77,91%      
    1 Pengendalian Gratifikasi (3) 3,0   1,50 50,00%      
      a. Telah dilakukan public campaign tentang pengendalian gratifikasi   B 0,5   a. Public campaign telah dilakukan secara berkala
b. Public campaign dilakukan tidak secara berkala
c. Belum dilakukan public campaign 
Standing Banner, Arahan Ka Balai yang selalu mengingatkan seluruh staf, membatasi kontak langsung pengelola keuangan dengan vendor atau kontraktor A.V.1.a
      b. Pengendalian gratifikasi telah diimplementasikan   B 0,5   a. Jika unit kerja mengimplementasikan pengendalian gratifikasi sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pengendalian gratifikasi yang sesuai dengan karakteristik unit kerja ;
b. Jika unit kerja mengimplementasikan pengendalian gratifikasi sesuai dengan yang ditetapkan organisasi;
c. Jika unit kerja belum mengimplementasikan pengendalian gratifikasi
Melaporkan LHKASN dan LHKPN di lingkungan BTSK A.V.1.b
    2 Penerapan SPIP (3) 3,0   3,00 100,00%      
      a. Telah dibangun lingkungan pengendalian   A 1   a. Jika unit kerja membangun seluruh lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait lingkungan pengendalian yang sesuai dengan karakteristik unit kerja;
b. Jika unit kerja membangun seluruh lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
c. Jika unit kerja membangun sebagian besar lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
d. Jika unit kerja membangun sebagian kecil lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi 
SK Tim SPIP dan Tim Monev A.V.2.a
      b. Telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakan   A 1   a. Jika unit kerja melakukan penilaian risiko atas seluruh pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait lingkungan pengendalian yang sesuai dengan karakteristik unit kerja;
b. Jika unit kerja melakukan penilaian risiko atas seluruh pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
c. Jika melakukan penilaian risiko atas sebagian besar pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
d. Jika melakukan penilaian risiko atas sebagian kecil pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi 
Melakukan kajian dan analisis terhadap risiko terkait pelayanan jasa, perbaikan dan pemeliharaan kapal, kegagalan kontrak, mereview calon klien dan calon vendor pengadaan barang dan jasa, analisis harga layanan jasa survei, analisis risiko pelaksanaan waktu dan survei, analisis ketersediaan SDM, dll.. A.V.2.b
      c. Telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telah diidentifikasi   A 1   a. Jika unit kerja melakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko yang sesuai dengan karakteristik unit kerja ;
b. Jika unit kerja melakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko sesuai dengan yang ditetapkan organisasi;
c. Jika unit kerja belum melakukan seluruh kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko
Melakukan pengendalian terhadapap risiko dengan menyusun skenario perencanaan pelaksanaan (opsi tindaklanjut) berdasarkan analisis risiko A.V.2.c
      d. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait   A 1   a. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait
b. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada sebagian pihak terkait
c. Belum ada pihak terkait yang mendapatkan informasi dan komunikasi mengenai SPI
SPI disosialisasikan dan diinformasikan kepada pihak terkait, baik internal balai maupun eksternal melalui koordinasi langsung, media daring ataupun surat menyurat. A.V.2.d
    3 Pengaduan Masyarakat (3) 3,0   1,88 62,75%      
      a. Kebijakan Pengaduan masyarakat telah diimplementasikan      B 0,67   a. Jika unit kerja mengimplementasikan seluruh kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pengaduan masyarakat yang sesuai dengan karakteristik unit kerja;
b. Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
c. Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian besar kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
d. Jika  unit kerja telah mengimplementasikan sebagian kecil kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi.
  A.V.3.a.
      b. Hasil penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti    B 0,67   a. Jika seluruh hasil penanganan pengaduan masyarakat ditindaklanjuti oleh unit kerja;
b. Jika sebagian besar Hasil penanganan pengaduan masyarakat ditindaklanjuti oleh unit kerja;
c. Jika sebagian kecil Hasil penanganan pengaduan masyarakat ditindaklanjuti oleh unit kerja;
d. Jika seluruh hasil penanganan pengaduan masyarakat belum ditindaklanjuti oleh unit
Melakukan rapat koordinasi dengan pihak masyarakat yang mengadukan difasilitasi Inspektorat dan Biro HKH BPPT maupun komunikasi langsung A.V.3.b
      c. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat   B 0,67   a. Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan bulanan;
b.  Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan triwulan;
c.  Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan semesteran;
d.  Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan tahunan
  A.V.3.c
      d. Hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti    B 0,5   a. Jika seluruh hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti oleh unit kerja;
b. Jika sebagian hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti oleh unit kerja;
c. Jika belum ada hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti unit kerja
Langsung melakukan rapat terkait hal-hal yang menimbulkan pengaduan untuk melakukan perbaikan pada kegiatan selanjutnya. A.V.3.d
    4 Whistle-Blowing System (3) 3,0   3,00 100,00%      
      a. Apakah Whistle Blowing System sudah di internalisasi ?   Ya 1   Ya, jika Whistle Blowing System telah di internalisasi di unit kerja Dilakukan di tingkat Instansi BPPT A.V.4.a
      b. Whistle Blowing Systemtelah diterapkan    A 1   a. Jika unit kerja menerapkan seluruh kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pelaksanaan Whistle Blowing System yang sesuai dengan karakteristik unit kerja;
b. Jika unit kerja menerapkan seluruh kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
c. Jika unit kerja menerapkan sebagian besar kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
d. Jika  unit kerja menerapkan sebagian kecil kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi 
Belum diterapkan di level unit kerja termasuk BTSK A.V.4.b
      c. Telah dilakukan evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System   A 1   a. Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan bulanan;
b.  Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan triwulan;
c.  Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan semesteran;
d.  Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan tahunan
Belum tahu dan belum pernah A.V.4.c
      d. Hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti    A 1   a. Jika seluruh hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja;
b. Jika sebagian besar hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja;
c. Jika sebagian kecil hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja;
d. Jika belum ada hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System yang ditindaklanjuti unit kerja
Belum tahu dan belum pernah A.V.4.d
    5 Penanganan Benturan Kepentingan (3) 3,0   2,30 76,80%      
      a. Telah terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama   Ya 1   Ya, Jika unit kerja telah mengidentifikasi/memetakan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama Telah melakukan pemetaan benturan kepentingan dan tidak terjadi hal tersebut di BTSK A.V.5.a
      b. Penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/internalisasi   B 0,67   a. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke seluruh unit kerja
b. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke sebagian besar unit kerja;
c.  Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke sebagian kecil unit kerja
d.  Jika penanganan Benturan Kepentingan belum disosialiasikan/diinternalisasikan ke seluruh unit kerja
Penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke sebagian besar unit kerja. A.V.5.b
      c. Penanganan Benturan Kepentingan telah diimplementasikan   A 1   a. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke seluruh unit kerja
b. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke sebagian besar unit kerja;
c.  Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke sebagian kecil unit kerja
d.  Jika penanganan Benturan Kepentingan belum diimplementasikan ke seluruh unit kerja
Telah diimplementasikan dengan lelang terbuka utk pengadaan barang dan jasa, dan penunjukan langsung kepada vendor berbasis kualitas dan profesional serta mengikuti SOP pengadaan Barang dan Jasa. Termasuk memberikan pelayanan jasa kepada siapapun yang membutuhkan secara fair dan terbuka A.V.5.c
      d. Telah dilakukan evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan   B 0,5   a. Jika penanganan Benturan Kepentingan dievaluasi secara berkala oleh unit kerja;
b. Jika penanganan Benturan Kepentingan dievaluasi tidak secara berkala oleh unit kerja;
c. Jika penanganan Benturan Kepentingan belum dievaluasi oleh unit kerja
  A.V.5.d
      e. Hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti   B 0,67   a. Jika seluruh hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja;
b. Jika sebagian besar hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja;
c. Jika sebagian kecil hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja;
d. Jika belum ada hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan yang ditindaklanjuti unit kerja
  A.V.5.e
  VI. PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (10)      10,0   8,21 82,13%      
    1 Standar Pelayanan (3) 3,0   2,38 79,25%      
      a. Terdapat kebijakan standar pelayanan   A 1   a. Jika unit kerja memiliki kebijakan standar pelayanan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait standar pelayanan yang sesuai dengan karakteristik unit kerja ;
b. Jika unit kerja memiliki kebijakan standar pelayanan yang ditetapkan organisasi;
c. Jika unit kerja belum memiliki kebijakan standar pelayanan 
Motto Layanan jasa BPPT : #BPPTSolidSmartSpeed dan BTSK ; The Leading Partner in Marine Survey Technology A.VI.1.a
      b. Standar pelayanan telah dimaklumatkan   A 1   a. Jika unit kerja memaklumatkan seluruh standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait maklumat standar pelayanan yang sesuai dengan karakteristik unit kerja;
b. Jika unit kerja memaklumatkan seluruh standar pelayanan  sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
c. Jika unit kerja memaklumatkan sebagian besar standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
d. Jika  unit kerja telah memaklumatkan sebagian kecil standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi 
Motto dan slogan Layanan BTSK dan disosialisasikan kepada seluruh staf dan manajemen Balai Teksurla  A.VI.1.b
      c. Terdapat SOP bagi pelaksanaan standar pelayanan   B 0,67   a. Jika unit kerja menerapkan seluruh SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi  dan juga membuat inovasi terkait SOP yang sesuai dengan karakteristik unit kerja;
b. Jika unit kerja menerapkan seluruh SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi;
c. Jika unit kerja menerapkan sebagian besar SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
d. Jika  unit kerja menerapkan sebagian kecil SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi 
SOP telah digunakan dalam pelayanan jasa survei kelautan BTSK. SOP keselamatan kerja, SOP keslematan Pelayaran, SOP Kesiapan Kapal berlayar, dll A.VI.1.c.
      d. Dilakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP   B 0,5   a. Jika unit kerja melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga unit kerja berinisiatif melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP ;
b. Jika unit kerja melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi ;
c. Jika unit kerja belum melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP 
Dilakukan secara review terhadap SOP. Sebagai contoh review terhadap pelayanan kesehatan di kapal, HSE untuk Covid 19, dll.. A.VI.1.d
    2 Budaya Pelayanan Prima (3) 3,0   2,50 83,40%      
      a. Telah dilakukan sosialisasi/pelatihan dalam upaya penerapan Budaya Pelayanan Prima   B 0,67   a. Seluruh sosilisasi/pelatihan telah dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima
b. Sebagian besar sosialisasi/pelatihan telah dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima
c. Sebagian kecil sosialisasi/pelatihan telah dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima
d. Seluruh sosilisasi/pelatihan belum dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima
Sosialisasi sudah dilakukan melalui kegiatan coffee morning terkait perlunya peningkatan layanan dari level ka Balai sampai pelayan di kapal. Arahan kepada seluruh staf balai untuk berperan sebagai marketer BTSK, Pelatihan Teknis kepada beberapa staf untuk peningkatan kompetensi survei untuk mendukung pelayanan jasa BTSK,  A.VI.2.a
      b. Informasi tentang pelayanan mudah diakses melalui berbagai media    A 1   a. Informasi pelayanan dapat diakses melalui berbagai media (misal: papan pengumuman, website, media sosial, media cetak, media televisi, radio dsb)
b. Informasi pelayanan dapat diakses melalui beberapa media (misal: papan pengumuman, selebaran, dsb)
c. Informasi pelayanan sulit diakses melalui berbagai media
Balai telah menggunakan Media Sosial dan Website BTSK (www.barunajaya.bppt.go.id); Webiste NODC; Tweeter @Baruna Jaya_BPPT; Instagram barunajaya_bppt; Facebook Balai Teknologi Survei Kelautan untuk informasi pelayanan jasa.  A.VI.2.b
      c. Telah terdapat sistem punishment(sanksi)/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar   B 0,5   a. Telah terdapat sistem sanksi/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar dan sudah diimplementasikan
b. Telah terdapat sistem sanksi/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar ada namun belum diimplementasikan
c. Belum terdapat sistem sanksi/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar 
Menerapkan punishment dan reward kepada klien saat penerima layanan menerima tidak sesuai standard. Melalui mekanisme adendum kontrak kerjasama. Punishment mengikuti mekanisme yang berlaku. Misalnya pelimpahan ke DJKN dan klien bisa dipailitkan atau di cekal oleh negara. A.VI.2.c
      d. Telah terdapat sarana layanan terpadu/terintegrasi   A 1   a. Apabila seluruh pelayanan sudah dilakukan secara terpadu
b. Apabila sebagian besar pelayanan sudah dilakukan secara terpadu
c. Apabila sebagian kecil pelayanan sudah dilakukan secara terpadu
d. Apabila tidak ada pelayanan yang dilakukan secara terpadu
Karakteristik Layanan Balai Teksurla adalah dilakukan secara terpadu dari mulai pemasaran, penawaran harga, pembuatan kontrak, penagihan, perencanaan survei, pelaksanaan operasi survei hingga penyerahan laporan dan hasil pekerjaan A.VI.2.d
      e. Terdapat inovasi pelayanan   A 1   a. Jika unit kerja telah memiliki inovasi pelayanan yang seluruhnya berbeda dengan unit kerja lain;
b. Jika unit kerja telah memiliki inovasi pelayanan yang sebagian besar sama dengan unit kerja lain;
c. Jika unit kerja telah memiliki inovasi pelayanan sama dengan unit kerja lain ;
d. Jika  unit kerja belum memiliki inovasi pelayanan
Kita terus melakukan inovasi pelayanan dari semua aspek seperti marketing, penggunaan IT dalam berkoordinasi, penawaran, inovasi teknologi, dll.. A.VI.2.e
    3 Penilaian kepuasan terhadap pelayanan (4) 4,0   3,33 83,33%      
      a. Dilakukan survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan   A 1   a. Survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dilakukan secara berkala
b. Survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan tidak berkala
c. Belum ada survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan
Pengisian Kuesioner Layanan oleh klien setelah pekerjaan selesai dan dilakukan evaluasi internal BPPT A.VI.3.a
      b. Hasil survey kepuasan masyarakat dapat diakses secara terbuka   B 0,5   a. Hasil survei kepuasan masyarakat dapat diakses melalui berbagai media (misal: papan pengumuman, website, media sosial, media cetak, media televisi, radio dsb)
b. Hasil survei kepuasan masyarakat dapat diakses melalui beberapa media (misal: papan pengumuman, selebaran, dsb)
c. Hasil survei kepuasan masyarakat sulit diakses melalui berbagai media
Selama ini hasil survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan masih digunakan untuk evaluasi dan peningkatan layanan kedepannya. Akan dimasukkan ke dalam website BTSK A.VI.3.b
      c. Dilakukan tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat   A 1   a. Dilakukan tindak lanjut atas seluruh hasil survey kepuasan masyarakat
b. Dilakukan tindak lanjut atas sebagian besar hasil survey kepuasan masyarakat
c. Dilakukan tindak lanjut atas sebagian kecil hasil survey kepuasan masyarakat
d. Belum dilakukan tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat
Rapat Monev Rutin dilakukan setiap Pelaksanaan Layanan Jasa Survei telah selesai. Peningkatan sarana dan parasarana serta metodologi layanan sesuai hasil kuesioner. A.VI.3.c
TOTAL PENGUNGKIT 60,0   50,39        
                       
                       
B. HASIL (40)                    
  I. PEMERINTAH YANG BERSIH DAN BEBAS KKN (20)     20,0   20,00 100%      
    1. Nilai Survey Persepsi Korupsi (Survei Eksternal) (15)   15,0 4 15,00 100,00% Diisi dengan nilai hasil Survei Eksternal atas Persepsi Korupsi   B.I.1
    2. Persentase temuan hasil pemeriksaan (Internal dan eksternal) yang ditindaklanjuti (5) 5,0 100,00% 5,00 100,00%     B.I.2
  II. KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (20)     20,0   20,00 100%      
    1. Nilai Persepsi Kualitas Pelayanan (Survei Eksternal) (20)   20,0 4 20,00 100,00% Diisi dengan Nilai Hasil Survei Eksternal Kualitas Pelayanan    
                      B.II.1
TOTAL HASIL 40,0   40,00 1      
                       
NILAI EVALUASI REFORMASI BIROKRASI     90,39        
Read 128 times Last modified on Senin, 08 Juni 2020 14:24

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6
Login to post comments

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami