Written by  2015-01-01

K/R Baruna Jaya I Mendukung Misi Kemanusiaan Tragedi Air Asia

(0 votes)
Kapal Riset Baruna Jaya I
Kapal Riset Baruna Jaya I

Untuk mendukung kegiatan BASARNAS dalam operasi pencarian pesawat Air Asia QZ 8501, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi melalui Balai Teknologi Survei Kelautan memberangkatkan Kapal Riset Baruna Jaya I pada tanggal 30 Desember

2014.Diberitakan semula bahwa BPPT akan memberangkatkan Kapal Riset Baruna Jaya IV, namun digantikan dengan Kapal Riset Baruna Jaya I.

Spesifikasi kedua kapal ini memiliki kesamaan, keduanya merupakan kapal riset dengan kemampuan melakukan observasi kelautan meliputi pemetaan dasar laut, hidro-oseanografi, geofisika dan geologi, serta penelitian lain dengan tambahan pemasangan instrument/peralatan lain yang diperlukan.

Dalam misi kemanusiaan ini Kapal Riset Baruna Jaya I dilengkapi dengan peralatan berstandar internasional untuk pendeteksian obyek bawah laut yang juga didukung beberapa peralatan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan(ESDM), PT. Patra Dinamika dan PT. Offshore Work Indonesia.

 

Multibeam SeaBeam 1050D

Multibeam echo sounder ini memiliki kemampuan melakukan pemetaan batimetri dengan sapuan sisi hingga 150 derajat. Dengan frekuensi 50 kHz  dapat memetakan hingga kedalaman 3000m dengan maksimum sensor 126 beams.

 

Side Scan Sonar Edgetech 4200 FS

Peralatan ini  digunakan untuk memetakan dasar laut menggunakan sistem sonar dengan hasil data berupa image profile dasar laut pada kedua sisi sapuannya. Frekuensi kerjanya antara 120-410kHz dengan maksimum operasi pada kedalaman 2000m.

 

 Marine Magnetometer Sea Spy

Alat ini adalah instrument yang digunakan untuk mengukur kekuatan medan magnet bumi, pengukuran medan magnet bumi ini bertujuan untuk mengetahui lokasi objek dibawah permukaan laut yang berupa logam seperti bangkai kapal karam dan lain sebagainya

 

ROV Mojave

Remotely Operated Vehicle adalah sebuah wahana bawah air yang dikendalikan dari kapal untuk melakukan observasi dasar laut. ROV ini mampu beroperasi hingga kedalaman 300m dan dilengkapi dengan dua buah kamera digital untuk mendapatkan data visual dari dasar laut.

Read 2793 times Last modified on Selasa, 10 Maret 2015 16:34

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6
Login to post comments

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami