Written by  2021-07-02

Survei Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Papua Utara (Patara) Phase 2

(0 votes)

Balai Teknologi Survei Kelautan (Balai Teksurla) sedang melaksanakan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Papua Utara (Patara) phase 2. Survei ini merupakan kerjasama antara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Teksurla dan PT Telkominfra. Survei SKKL Patara terbagi menjadi 2, yaitu inshore dan offshore. Survei Offshore dilakukan sejauh kurang lebih 1200 km, yang menghubungkan Beach Man Hole (BMH) Waisai - Branching Unit (BU) Sarmi, BMH Manokwari - BU Manokwari dan BMH Supiori - BU Supiori (Biak).

Area Survei Sistem Komunikasi Kabel Laut Papua Utara Phase 2

Armada yang digunakan dalam Survei SKKL Patara phase II ini yaitu Kapal Baruna Jaya III. Kapal bertolak dari Muara Baru, Jakarta Utara pada tanggal 30 April 2021 lalu. Survei ini meliputi survei topografi, hidrografi, geofisika, dan geologi guna mendapatkan rute kabel aman, ekonomis, dan memudahkan dalam penggelaran maupun perawatan kabel laut. Saat ini pekerjaan bagian inshore telah selesai. Sedangkan survei offshore masih berlangsung khususnya survei geologi dan geofisika.

Kegiatan yang dilakukan dalam Survei Inshore, yaitu sebagai berikut :

  1. Survei topografi di lokasi Beach Man Hole (BMH) dan Landing Point (LF) menggunakan Real Time Kinematik – Global Navigation Satellite System (RTK-GNSS) 

  2. Survei batimetri kedalaman 0-3m menggunakan Unmaned Surface Vessel (USV)

  3. Survei batimetri kedalaman 3-50m menggunakan Multibeam Echosounder (MBES)
  4. Survei lapisan tanah di bawah dasar laut untuk kedalaman 3-50m menggunakan Sub-bottom Profiler (SBP) tipe boomer
  5. Dive survey untuk mendapatkan kondisi dasar laut sepanjang Route Position List (RPL) dari Landing Point (LP) hingga kedalaman 3m

Sedangkan kegiatan offshore yaitu sebagai berikut :

  1. Survei Bathimetri di kedalaman 50 - 4000 meter menggunakan Multibeam Echosounder (MBES)
  2. Survei lapisan tanah di bawah dasar laut untuk kedalaman 50 - 500 meter menggunakan Sub Bottom Profiler (SBP) tipe boomer dan sparker.
  3.  Kalibrasi beacon Ultra Short Baseline (USBL) yang digunakan sebagai positioning pemetaan seabed feature menggunakan Side Scan Sonar dengan sistem towing.
  4. Survei seabed feature untuk kedalaman 50-500m menggunakan Side Scan Sonar (SSS)
  5. Survei Pengukuran kecepatan dan arah arus (ADCP Casting)

Saat ini (02/07) kapal Baruna  Jaya III masih melakukan survei di Papua Utara. 

 

Read 116 times Last modified on Sabtu, 17 Juli 2021 16:51

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6
Login to post comments

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami