Written by  2019-11-14

SURVEI OBSERVASIONAL LAUTAN DAN ATMOSFER INDONESIA PRIMA DI SAMUDRA HINDIA BAGIAN TIMUR

(0 votes)

Jakarta - Selasa (12/11), Balai Teknologi Survei Kelautan-BPPT menggelar pelepasan KR Baruna Jaya I dalam rangka Survei Observasi Laut dan Atmosfer Ina-Prima 2019. Acara tersebut dilaksanakkan di Lounge Room KR Baruna Jaya I, Muara Baru, Jakarta. Acara tersebut dihadiri sekaligus dilepas oleh Kepala Pusat Meteorologi Maritim, Dr. Urip Haryoko. Turut hadir juga Kepala Bidang Informasi Meteorologi Maritim, Eko Prasetyo, Ka. Sub Bidang Manajemen Observasi Meteorologi Maritim, Bagus Pramujo, Ka. Stasiun Meteorologi maritim Priok, Sugarin, Kasie Observasi Meteorologi Maritim Priok, Iswanto, Ka Sub. Bag. Tata Usaha Balai Teksurla, Suyatmin, Kasie. Sarana dan Prasarana Balai Teksurla, Ikhsan Budi Wahyono serta  14 personil survei dari BMKG.

BMKG dan BPPT bekerjasama dengan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA)-Amerika Serikat dalam Survei Data Oseanografi Indonesia PRIMA (Indonesia Program Initiative on Maritime Observation and Analysis) dengan tema Observation to Understand the Complexity of Our Changing Oceans. Survei tersebut bertujuan untuk merawat RAMA buoy, melakukan pengamatan meteorologi maritim, oseanografi, klimatologi, kualitas udara, serta pengamatan udara atas.

Data Oseanografi hasil dari Indonesia PRIMA merupakan salah satu upaya untuk mendukung India Ocean Rim Association (IORA) dimana Indonesia merupakan salah satu negara anggota IORA yang berperan aktif melakukan pengembangan kerjasama dalam bentuk keamanan dan keselamatan maritim serta kerjasama akademis dan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu kegiatan survei data Oseanografi Indonesia PRIMA juga merupakan bentuk partisipasi aktif Indonesia dalam kegiatan Global Ocean Observing System (GOOS). Survei Data Oseanografi Indonesia PRIMA akan dilakukan di Samudera Hindia menggunakan K.R. Baruna Jaya I.

Jalur Pelayaran Ina PRIMA 2019

Kegiatan survei ini dilaksanakan mulai tanggal 12 November – 10 Desember 2019 yang dimulai dari Pelabuhan Muara Baru (Jakarta) menuju Samudera Hinda (sebelah barat Aceh). BPPT berharap jika kerjasama yang telah terjalin antar BPPT dan BMKG selama bertahun-tahun ini dapat terus ditingkatkan guna mendukung Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Read 41 times Last modified on Kamis, 14 November 2019 11:33

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6
Login to post comments

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami