baruna jaya

Balai Teknologi Survei Kelautan (Balai Teksurla) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan uji coba pelayaran (sea trial) Kapal Riset Baruna Jaya II pada  Senin, 3 September 2018. Sea Trial dilakukan setelah kapal ini menjalani perawatan/docking (maintenance) di PT Dok DuaSatu Shipyard. Sea Trial ini dihadiri oleh beberapa perwakilan unit kerja yang ada di BPPT, yaitu tim Inspektorat,  Biro Perencanaan dan Keuangan, serta Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Acara diawali dengan penjelasan keselamatan (safety briefing) yang dipandu oleh Mualim I, Bapak Anwar Latif, dilanjutkan dengan sambutan kepala BPPT Bidang TPSA, Dr. Hammam Riza di Lounge Room Kapal Baruna Jaya II. Dalam sambutannya, Dr. Hammam Riza menyatakan bahwa seluruh staf Balai Teksurla adalah sebagai pemasar (marketer) untuk memasarkan pemanfaatan kapal beserta peralatannya. Dr. M Ilyas selaku Kepala Balai Teksurla menjelaskan bahwa kapal Baruna Jaya II, terkahir kali dilakukan perawatan pada tahun 2013. Dengan adanya perawatan kapal ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terutama pada mitra industri.

 

Sea trial ini dilakukan setelah kapal Baruna Jaya menjalankan perawatan selama 20 hari, dimulai dari tanggal 14 Agustus 2018 sampai dengan 3 September 2018. Tujuan Sea trial ini menguji performa kapal, kelayakan untuk berlayar, yang meliputi uji peralatan navigasi, permesinan serta tes layak lambung untuk mengetahui ada tidaknya kebocoran. Kecepatan kapal pada sea trial mencapai 10,1 knot dengan pitch 4.0

Menurut Kapten kapal Baruna Jaya II, Bapak Ishak, hasil uji coba ini, kapal dalam kondisi bagus. Baik berupa peralatan navigasi, permesinan dan kondisi kapal dalam kondisi baik, permesinan, alat navigasi berjalan dengan baik, tidak ada kebocoran. Untuk mendapatkan performa kapal yang prima, perlu dilakukan perawatan kapal untuk 2 – 2,5 tahun lagi.

Kontributor : Sasmita

Editor : Anny Kustantiny

Selasa, 26 Juni 2018 Tim BPPT dari unit Balai Teknologi Survei Kelautan (BTEKSURLA) , Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur (B2TKS) dan PT.PADI berangkat ke Danau Toba untuk membantu pencarian korban tenggelamnya kapal KM. Sinar Bangun.

Kegiatan Temu Bisnis yang diselenggarakan oleh Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT dilaksanakan pada tanggal 11 April 2018 di Ruang Komisi 2&3 Gedung II BPPT Jakarta, dengan tema “ Teknologi Survei Laut Kapal Riset Baruna Jaya BPPT – Mendukung Poros Maritim “

Jumat (29/6), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Teknologi Survei Kelautan (Balai Teksurla) melakukan kerja sama dengan PT. Tri Mitra Resources (TMR), yang merupakan perusahaan dalam bidang telekomunikasi dan sudah berpengalaman melakukan survei untuk pekerjaan instalasi fiber optik.

Tahun 2017 Kementrian Kelautan dan Perikanan RI menunjuk PT. PERIKANAN NUSANTARA (Persero) untuk melaksanakan pengadaan barang percontohan instalasi budidaya laut lepas pantai (Keramba jaring Apung Offshore) sesuai surat perijinan nomor : 439/DP/SP.J/VI/2017. Pengadaan barang dimaksud dibangun di 2 (dua) lokasi yaitu Karimunjawa, Jawa Tengah dan Pangandaran, Jawa Barat.

Dalam mendukung proses instalasi Keramba Jaring Apung Offshore tersebut, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Teknologi Survei Kelautan untuk memberikan dukungan dalam kegiatan instalasi mooring diarea yang telah di rencanakan dalam operasi dengan pemanfaatan KR Baruna Jaya IV.

Jakarta, Muara Baru, 6 Maret 2018 – Jurusan Oseanografi Universitas Diponegoro melakukan kunjungan studi “Kuliah Kerja Lapangan” di Balai Teknologi Survei Kelautan (Balai Teksurla) - BPPT yang bertempat di Kapal Baruna Jaya I dan III. Sebanyak 100 mahasiswa dan 4 dosen tiba di Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru Pukul 09.00 WIB, mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok  untuk  memasuki  kapal Baruna  Jaya  I  dan  III.

Rabu, 07 Maret 2018 10:24

Ayo Sinergikan Riset Kelautan

         Pada hari senin (5/3/2018), bertempat di Ruang Rapat Lt. 14, Gd 2 BPPT di Jl. MH Thamrin 8, Jakarta, dilaksanakan pertemuan membahas konsorsium Riset Samudera. Pertemuan ini dihadiri berbagai pihak diantaranya perwakilan dari Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia(LIPI), Pusat Hidrografi Dan Oseanografi (Pushidrosal) dan perwakilan universitas yang diwakilkan oleh Universitas Sriwijaya. Pertemuan dipimpin oleh Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan (Balai Teksurla)-BPPT, Dr. M. Ilyas.

Jumat (2/3/2018), bertempat di Lounge Room Kapal Riset Baruna Jaya (K.R.BJ) IV, Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan (Balai Teksurla)-BPPT, Dr. M. Ilyas, melaksanakan penandatanganan kontrak kerjasama dengan PT. Perikanan Nusantara (Persero), yang diwakili langsung oleh Direktur Keuangan, SDM, dan Umum, Ridwan Zachrie. Kerjasama ini berupa pelaksanaan kegiatan pemasangan mooring bouy Keramba Jaring Apung (KJA) di daerah Pangandaran.

Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA), Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc, mewakili kepala BPPT, menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan General Manager Delegate for International Affairs dari CREOCEAN Eric Dutrieux, Selasa (27/2/2018)

Halaman 1 dari 7

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami