Written by  2017-05-12

Uji Coba Pelayaran Kapal Riset Baruna Jaya IV

(1 Vote)
Uji Coba Pelayaran Kapal Riset Baruna Jaya IV
Uji Coba Pelayaran Kapal Riset Baruna Jaya IV

Sea trial Kapal Riset Baruna Jaya IV dilakukan oleh tim Balai Teknologi Survei Kelautan (Balai Teksurla) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk mengetahui hasil perbaikan kapal. Pengujian pada pelayaran ini merupakan uji coba mesin keseluruhan meliputi uji compasshern untuk kalibrasi kompas, uji kecepatan, uji kemudi untuk mengetahui waktu yang diperlukan oleh kapal untuk berputar secara penuh (3600) baik ke kanan maupun ke kiri dan uji pitch untuk mengetahui kecepatan maksimal kapal saat maju dan mundur.

Uji coba di laut atau biasa disebut dengan sea trial merupakan uji performa kapal. Sea trial Kapal Riset Baruna Jaya IV dilaksanakan setelah kapal ini mendapatkan perawatan (docking) di PT Dok Duasatu Nusantara, Jakarta Utara selama 1 bulan. Docking dilaksanakan mulai tanggal 7 April 2017 sampai dengan 6 Mei 2017. Untuk memastikan kondisi kapal setelah docking, pada hari Rabu, 10 Mei 2017, Balai Teksurla melakukan uji coba pelayaran yang dimulai dari PT Dok Duasatu Nusantara menuju pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru Jakarta Utara. Sea trial dimulai pada pukul 13.30 sampai dengan pukul 17.00 WIB, waktu tempuh yang dibutuhkan yaitu 3,5 jam.

Pada pelaksanaan sea trial, ketua tim pelaksanaan Suyatmin, ST, MT dengan kapten kapal Ishak Ismail. Personil yang terlibat sebanyak 32 orang yang terdiri atas 15 orang engineer, 15 kru kapal, dan 2 orang dari Dinas Hidro Oseanografi (Dishidros). Dishidros bertugas untuk uji compasshern, memastikan kompas magnet memiliki selisih yang kecil dengan kompas giro. Menurut Ishak Ismail secara keseluruhan kapal dalam kondisi normal, kemudi, pitch, kompas dan alat-alat navigasi lainnya sehingga   layak untuk melakukan pelayaran. Sedangkan untuk kondisi mesin, Kepala Kamar Mesin (KKM) Kapal Riset Baruna Jaya IV, Dian Sasono Jati mengatakan bahwa kondisi mesin selain main engine normal, sehingga untuk main engine masih perlu ada sedikit perbaikan.

Hasil dari uji coba pelayaran ini, Kapal Riset Baruna jaya IV masih dalam kondisi normal dan siap untuk berlayar. Kecepatan maksimal setelah kapal ini diperbaiki, yaitu 9 knots dan untuk hasil uji kompas, selisih (deviasi) antara 1 – 20 masih dalam batas wajar dan kondisi baik.

 
Read 360 times Last modified on Senin, 29 Mei 2017 14:50

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6
Login to post comments

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami