Written by  2015-06-24

Pelatihan I Budidaya dan Paska Panen Rumput Laut

(0 votes)

Kelompok kegiatan Penerapan dan Pelatihan Teknologi Pengembangan SDA Kelautan Paska Panen/Tangkap dari program National Science & Technology Park Maritim Penajam Paser Utara (NSTP Maritim PPU), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengadakan pelatihan pertama kepada kelompok pembudidaya rumput laut di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Program National Science & Technology Park (NSTP) merupakan salah satu dari 100 Science & Technopark (STP) yang dicanangkan oleh pemerintah Republik Indonesia. Dari 100 STP, BPPT mendapatkan 9 Technopark, yang mana 2 di antaranya adalah NSTP. Balai Teknologi Survei Kelautan mendapatkan NSTP yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Panitia kelompok kegiatan pertama ini, ada 6 orang, yaitu Ir. Anny Kustantiny, M.Bus sebagai Group Leader, Fineza Ilova, ST, MT sebagai Leader, Ir. Achmad Zatnika dan Iskak Indrayani, SE sebagai pemateri pelatihan, Kusni Eddy, SE dan Sasmita Liestyasari, S.Kom sebagai anggota.

Pelatihan pertama ini dilangsungkan selama 3 hari, yaitu dari tanggal 27 – 29 Mei 2015. Acara ini dihadiri oleh 150 orang pembudidaya rumput laut, dari 13 kelompok pembudidaya (Pokdakan) dari 2 Desa, Sungai Parit dan Api-api.

Pada hari pertama, Rabu 27 Mei 2015 acara dimulai dengan pembukaan yang dilakukan oleh Bupati PPU Ir. Yusran Aspar, M.AP dan sambutan dari Kepala Program (NSTP Maritim PPU), Dr. Imam Mudita. Setelah itu, dilanjutkan dengan presentasi oleh pemateri. Kegiatan hari pertama sangat padat, meski begitu, para peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini. Acara ini dilangsungkan di Gedung Paripurna DPRD, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Acara hari kedua, Kamis, 28 Mei 2015 dilaksanakan di  Sungai Parit. Peserta pelatihan berjumlah 75 orang pembudidaya dari Desa Sungai Parit dan sekitarnya. Materi pada hari kedua berupa praktik langsung di lapangan. 

Pelatihan hari ketiga dilaksanakan pada hari Jumat, 29 Mei 2015 di Desa Api-api. Pelatihan ini dihadiri oleh 75 orang yang berasal dari Desa Api-api. Acara dimulai dengan pembukaan oleh Ir. Achmad Zatnika. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Rumput Laut Di Lautku” yang dipandu oleh Iskak Indrayani, SE. Materi yang disampaikan sama dengan yang disampaikan pada hari kedua. Peserta pelatihan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini. 

Berbeda dengan hari kedua, pada acara hari ketiga ini lebih istimewa, karena ada kunjungan pejabat dari BPPT dan daerah, yaitu Kepala Sestama BPPT (Ir. Soni Solistia Wirawan, M.Eng), Kepala Biro Umum dan Humas (Drs. I Gusti Ketut Astana,MM), Perwakilan dari Biro Perencanaan (Dr. Ir. Sugeng Santoso, MT), Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan (Dr. Wahyu Widodo Pandoe), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Penajam Paser Utara (Achmad Usman). Dalam Sambutannya, Kepala Setama BPPT menyampaikan bahwa penghasilan masyarakat di Api-Api dari rumput laut adalah Rp. 4.500.000 dimana diharapkan dengan sentuhan teknologi rumput laut bisa meningkat secara kualitas dan kuantitas. Dalam hal mencari jarak optimal penanaman bibit rumput laut perlu sentuhan teknologi, selain itu dalam proses pengeringan juga perlu sentuhan teknologi.

Penajam dipilih karena memiliki potensi serta pemerintahannya mau maju dan bekerjasama. Para Peserta sangat antusias, seperti yang disampaikan oleh Peta Lolo merasa sangat senang, mudah-mudahan ke depannya bisa lebih maju dan berharap jangan hanya dibina saat ini tetapi ada yang tetap mendampingi di lapangan. Dengan adanya pelatihan ini, harapannya adalah agar pada saat musim selatan para pembudidaya masih bisa tetap menanam rumput laut, agar tetap berpenghasilan.

Rusdan dari kelompok Bahari Lestari Api-Api mengatakan sebelumnya belum pernah mendapatkan pelatihan. Berharap ke depannya ada pelatihan yang dapat merubah pola pikir untuk lebih maju untuk pembudidaya yang berpendidikan rendah.

Junarni dari kelompok Bina Bersama mengatakan dengan adanya pelatihan ini para pembudidaya dapat kesempatan memupuk kerjasama dengan pihak pemerintah seperti dari dinas sampai kepada bupati, selain itu menambah pengetahuan dalam hal budidaya serta berharap kedepannya perekonomian masyarakat pembudidaya bisa lebih baik lagi.

Read 1977 times Last modified on Selasa, 07 Maret 2017 10:39

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6
Login to post comments

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami