Written by  2018-04-12

Temu Bisnis Teknologi Survei Laut K.R. BARUNA JAYA BPPT Mendukung Poros Maritim

(0 votes)

Kegiatan Temu Bisnis yang diselenggarakan oleh Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT dilaksanakan pada tanggal 11 April 2018 di Ruang Komisi 2&3 Gedung II BPPT Jakarta, dengan tema “ Teknologi Survei Laut Kapal Riset Baruna Jaya BPPT – Mendukung Poros Maritim “

Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan Kapal Riset Baruna Jaya I, II, III dan IV sebagai aset  negara yang dikelola oleh Balai Teksurla kepada klien potensial serta meningkatkan jejaring bisnisnya. Ruang di lantai 3 Gedung BPPT dipenuhi oleh 125 peserta yang datang dari berbagai pihak antara lain Instansi Pemerintah, BUMN, Pelaku Bisnis dan Akademisi yang terkait dengan survei kelautan.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Balai Teksurla Dr. M. Ilyas, dan kemudian sambutan sekaligus membuka Temu Bisnis oleh Deputi Kepala BPPT Bidang TPSA, Bapak Dr. Hammam Riza. Selanjutnya, dengan moderator Dr. Yusuf Surachman dari BPPT,  Kepala Balai Teksurla, Dr. M.Ilyas M.Sc memberikan paparan mengenai Kemampuan K.R. Baruna Jaya I,II,II,IV yang memperlihatkan pengalaman Balai Teksurla sejak tahun 1989 dalam melakukan berbagai survei antara lain jalur kabel/pipa bawah laut, site survey, deep sea observation,  meteorology,  seismic, buoy recovery & deployment, ocean floor mapping, lingkungan, perikanan.   

Sambutan dan pembukaan oleh Deputi Kepala BPPT

 Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam (TPSA), Dr. Ir. Hammam Riza M.Sc.

Ir. Natigor Sitorus MSc., Direktur Utama PT. TELKOM INFRA menyampaikan presentasi dengan judul “2018 SUBMARINE CABLE COMM SYSTEM IN INDONESIA” . PT. Telkom Infra merupakan suatu bisnis unit dari PT. Telkom Indonesia dengan produknya Infra Managed Service, Submarine Cableship, Energy Solution dan Construction Solution. Jasa Submarine Cableship antara lain pengoperasian, pemeliharaan, dan penggelaran kabel bawah laut yang merupakan bagian dari sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut. BPPT mempunyai peluang bisnis dengan menawarkan penggunaan kapal riset Baruna Jaya dalam jasa  tersebut. BPPT dan PT. Telkom Infra menyatakan keinginannya untuk dapat bekerjasama  dalam melaksanakan program kabel bawah laut yang tersebar di seluruh perairan Indonesia.

Narasumber Temu Bisnis dari PT.Telkom Infra Ir. Natigor Sitorus MSc. (kiri),

Moderator (Dr. Yusuf Surachman) dan Kepala Balai Teksurla Dr. M.Ilyas (kanan).

Para undangan juga mendapatkan informasi Kapal Baruna Jaya di Information Corner, dimana mereka mendapatkan informasi yang lebih detail dari Staff Balai Teksurla. 

Peserta Temu Bisnis

Dari kegiatan ini banyak instansi pemerintah dan perusahaan yang berminat untuk mengenal lebih dalam produk layanan jasa survei kelautan Balai Teksurla antara lain dari PT. Telkom Infra, PT. KPN (Karya Pratama Nasional), PT. Sucofindo, Pertamina, MGS, PT.CLS Argos Indonesia, Geowave, BMKG, SKK Migas, Surveyor Indonesia, KKP, Bakamla, Kris Energy, Indosat, Perikanan Nusantara, Ditjen Hubla. Diharapkan kedepannya dapat berlanjut dengan kontrak kerjasama pemanfaatan Kapal Riset Baruna Jaya BPPT.

Penjelasan Teknis Kapal Riset Baruna Jaya oleh Kepala Seksi Program dan Operasi Survei

Balai Teksuirla Ir. Muhammad Irfan M.Eng.

Read 162 times Last modified on Senin, 09 Juli 2018 13:59

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6
Login to post comments

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami