Written by  smyth 2014-10-10

Pemetaan Kondisi Dasar Laut Menggunakan Data Hasil Pengukuran Side Scan Sonar Dan Multibeam Echosounder

(3 votes)

Oleh : 

Dicky Prima Dimantikha1, Bambang Kun Cahyono2 dan M. Irfan3

1Jurusan Teknik Geodesi - Universitas Gadjah Mada

2Jurusan Teknik Geodesi - Universitas Gadjah Mada

Balai Teknologi Survei Kelautan - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

 

ABSTRAK

Pemetaan laut, khususnya pemetaan batimetri merupakan keperluan dalam rangka penyediaan informasi spasial untuk kegiatan, perencanaan, dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan informasi di bidang kelautan. Seiring perkembangan zaman, pemetaan batimetri dapat dilakukan dengan berbagai teknologi dan metode.

Penerapan teknologi akustik dasar laut terus berkembang untuk tujuan ilmiah antara lain, digunakan untuk mempelajari proses perambatan suara pada medium air yang mampu memberikan informasi dasar perairan, komunikasi, dan penentuan posisi di perairan. Penerapan teknologi akustik adalah penggunaan side scan sonar dan multibeam echosounder untuk melakukan pengumpulan data posisi dan situasi dalam survei hidrografi. Salah satu kegiatan survei hidrografi yang memanfaatkan teknologi akustik dilaksanakan oleh BPPT-Teknologi Survei Laut di daerah Balongan Indramayu. Daerah ini merupakan salah satu daerah pembangunan infrastruktur dasar laut antara lain, pipa minyak milik Pertamina. Survei hidrografi tersebut bertujuan untuk memperoleh informasi kondisi dasar laut menggunakan side scan sonar dan multibeam echosounder terhadap posisi pipa dan objek dasar laut.

Survei atau pemetaan menggunakan multibeam echosounder dan side scan sonar ini termasuk ke dalam jenis pemetaan tematik yang menghasilkan peta yang menjelaskan keadaan lingkungan berdasarkan hasil survei tersebut.Survei hidrografi menggunakan data side scan sonar dan multibeam menghasilkan peta kondisi dasar laut untuk melakukan interpretasi terhadap kondisi dasar laut, sehingga dari data tersebut dapat digunakan untuk keperluan-keperluan yang berkaitan dengan perencanaan dan pembangunan infrastruktur dasar laut pada daerah survei Balongan Indramayu. Penggunaan Software Triton Isis dan Caris Hips and Sips untuk pengolahan data side scan sonar dan multibeam echosounder, diharapkan penggunaan software tersebut dapat mempermudah dalam menginterpretasikan kondisi dasar laut pada daerah Balongan. Hasil akhir kegiatan ini berupa pembuatan peta kondisi dasar laut berdasarkan data mosaic side scan sonar dan data kedalaman dari multibeam echosounder.

Dari tahap pengolahan data side scan sonar menggunakan perangkat lunak Triton Isis, dapat diinterpretasikan objek yang terdapat pada dasar laut daerah balongan berupa jalur pipa. Hasil klasifikasi sedimen menggunakan Triton Isis pada daerah balongan menunjukkan daerah dasar laut balongan didominasi oleh sedimen berupa lempung lanauan, hasil pengolahan data multibeam menggunakan Caris Hips and Sips menghasilkan data kedalaman, dengan kedalaman 1 m hingga 38 m. Peta kondisi dasar laut menggunakan data side scan sonar dan multibeam echosounder memberikan informasi mengenai keadaan dasar laut baik berupa kedalaman, jenis sedimen, dan objek-objek dasar laut, sehingga dari data tersebut dapat digunakan untuk keperluan-keperluan yang berkaitan dengan perencanaan dan pembangunan infrastruktur dasar laut.

 

Kata Kunci: side scan sonar, multibeam echosounder, peta kondisi dasar laut

Read 15431 times Last modified on Selasa, 07 Maret 2017 10:36

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6
Login to post comments

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami