Berita

Berita (44)

Dalam rangka pelaksanaan program pemasangan kabel optik dari PT Legenda Emas Cipta Engineering (PT. LECE ) di NTT, perusahaan tersebut bekerjasama dengan Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT untuk membuat perencanaan jalur kabel bawah laut. Untuk maksud tersebut diperlukan kegiatan

pemetaan bawah permukaan laut, melalui pendekatan survei hidrografi, geofisika dan geologi dengan menggunakan peralatan dan teknologi kapal riset untuk laut dalam.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui kedalaman laut melalui survei batimetri guna perencanaan pemasangan kabel optik serta mengetahui kondisi bawah permukaan laut melalui survei instrumentasi geologi dan geofisika dalam perencanaan jalur kabel laut

 

Kegiatan Pengambilan Data Profil Kecepatan Suara

(Sound Velocity Profile)

Kegiatan survei dilaksanakan pada tanggal 21 November – 10 Desember 2018, dimulai dari perairan Jakarta –  Lewoleba – Kupang  - Jakarta dengan menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya I BPPT yang membawa beberapa peralatan survei. Personil yang terlibat sebanyak 36 orang yang terdiri dari 14 orang engineer, 21 orang ABK (Anak Buah Kapal) dan 1 orang paramedis.

 

Tipe dan Spesifikasi Peralatan Survei  yang Digunakan

Alat

Tipe

Navigasi

Hemisphere R330

Antena Hemisphere

Multibeam Echosounder

AEU Hydrosweep DS

DEU Hydrosweep DS

ICU Hydrosweep DS

Transducer Hydrosweep DS

Sound Velocity Profile AML Minos X

Sound Velocity keel Sensor Micro X

TSS Saturn 10 Fiber Optic Gyro Compass

Sistem akuisisi dan Processing

Komputer & Software PDS 2000

Singlebeam

Echosounder Sqwest Bathy 2000

Sistem Navigasi

Komputer & Software Hypack ver 6.2b

 

 

Lintasan Survei Kapal Riset Baruna Jaya I BPPT

written by : Sasmita L- editted by : Anny Kustantiny

Rabu, 31 Oktober 2018 sekitar pukul 10.20 WIB, tim SAR Gabungan yang berada di Kapal Riset Baruna Jaya I BPPT yang terdiri atas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Badan SAR Nasional (Basarnas), dan tim survei BPPT menemukan objek penting di area yang diperkirakan tempat jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610.

 

Pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta – Tanjung Pinang hilang kontak pada tanggal 29 Oktober 2018. Badan SAR Nasional ( Basarnas) telah mengkonfirmasi bahwa pesawat tersebut jatuh di perairan utara Karawang, Jawa Barat.

Gempa dan Tsunami yang terjadi pada hari Jumat, 28 September 2018 di Donggala dan Palu-Sulawesi Tengah dengan kekuatan 7,4 Skala Richter (SR) menyebabkan banyak korban.

Rabu, 05 September 2018 09:13

Kapal Baruna Jaya II Melakukan Uji Coba Pelayaran

Written by

Balai Teknologi Survei Kelautan (Balai Teksurla) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan uji coba pelayaran (sea trial) Kapal Riset Baruna Jaya II pada  Senin, 3 September 2018.

Kami Menanti Anda

Sebuah kehormatan bagi kami apabila dapat menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memperluas jaringan kerja dalam rangka meningkatkan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan serta layanan jasa yang kami tawarkan.

hubungi kami